Kamis, 11 Juni 2015

Undangan Pernikahan Palembang


Heyhoo semuaaa...aaakkk seneng deh bisa balik nulis di blog lagi. Entah kenapa bulan mei kmren malessss buangett nget nget untuk ngeblog. Padahal bahan untuk di post tuh seabreg-abreg. Anyway, alhamdulillah pembaca di blog aku sedikit demi sedikit udah nambah hehehe *menarihulahula* dan judul blog yang paling banyak dibaca adalaaahhh *gayabacanominasi*.... CINCIN KAWIN !!! *tepuktangan*. Entah kenapa judul ini yang paling laris dibaca di blog aku dan disusul oleh judul tentang KEBAYA PENGANTIN. Bisa disimpulkan bahwa blog yang nyeritain seputar persiapan masalah nikah tuh laris manis tanjung kimpul dibaca dan dicari oleh para bridezilla di seluruh penjuru dunia *lebay*. Okeyy.. Kali ini aku bakal share tentang persiapan pernikahanku yang lain dimulai dari UNDANGAN PERNIKAHAN.

Bridezilla udah pasti ketar ketir juga dong masalah persiapan undangan pernikahan. Jaman sih mungkin udah cyber tapi ngga mungkin juga kita ngundang keluarga, temen, tetangga atau fans kita *ngarep* hanya pake via bbm, wa, path, email atau mungkin surat yang dititip di burung merpati... Helloowww ngga gitu jugaaa kalleee... Biar lebih formal dan sopan pastinya kita pake undangan untuk ngasih tau ke orang lain kalo kita dan pasangan mau ngadain acara pernikahan. Nah.. Hal yang pasti dirasain oleh calon pengantin adalah BINGUNG. Kenapa bingung?? Ya karena pertama harus nentuin pengennya kita kayak gimana, mulai dari bentuknya, warna, ukuran dan yang pasti harganya. Kalo pengalaman aku kemarin, yang namanya nyari model undangan sesuai budget aku dan cami itu adalah hal yg paling sulit karena ada model yang kita suka bingit tapi harganya melambung jauhh terbang tinggiii bersamaaa mimpiii *angguncsasmialaala*. Ada juga yg harganya cucook banget tapi modelnya kurang sreg lah, kekecilan lah, kurang elegan lah, ujungujungnya nyari lagi opsi lain *capengrempong*. Pencarian kami mulai dari internet dulu, liat-liat contoh model undangan di mpok google, website khusus undangan pengantin trus ke instagram dan media sosial lain. Ada yang biasa aja, ada yang bagus dan ada yang super bagus tapi ketika aku konfirmasi ya itu tadi.. MAHAL bokk.. Yah bisa dimaklumi sih, kalo hasil bagus ya wajarlah harganya juga mahal. Aku dan cami tuh emang pengen undangan yang harganya terjangkau, "HEMAT BEB !!!" (^0^). Aku membatasi budget untuk undangan berada di batas 5-6 juta dengan jumlah 750 lembar. Tapi sayangnya kisaran harga untuk undangan hardcover adalah 10-15 ribu. OMG... Ternyata emang bener nikah itu ngga murah. Pusing deh pala barbie jadinya hahahah.. Ada nih beberapa contoh undangan yang aku suka, mau liat?? Mauu?? Cekidot guys!!!

Model Softcover ^^
Harga untuk pic no 1 itu 5500 rupiah per lembar ya tapi bentuknya softcopy. Itu diluar harga untuk emboss nama/full dan foil nama. Bisa sih kalo diganti jadi hardcopy, harga perlembar menjadi 8.500 rupiah per lembarnya. Trus ada biaya tambahan untuk full emboss sebesar 3.000 rupiah dan Poly (tinta emas/silver) untuk nama capeng dikenakan biaya 1.000 rupiah/pcs. Fyuh... lumayan juga jadi biayanya kalo undangannya pengen dibuat emboss dan foil. Yang jelas jatuh cinta banget sama warnanya. Unyuuuu maksimall ^o^
Model Lipat
Untuk pic no 2, ini undangan hardcover dan model lipat gitu plus kesan elegannya juga dapet. Pastinya, kalian bisa liat... Warnanyaaaa kakakkkk..... Sukaaaaa....*thumbsup* Aku belum tanya harga sih, tapi feeling mengatakan hrganya diatas 10rb rupiah perlembarnya. Entah kenapa jadi mundur teratur sendiri. 

Warnanya rada elegan ^^
Pic yang ketiga, warnanya sendiri bukan fuschia tapi aku suka aja sama modelnya elegan gitu dan simple, ngga banyak macem paling cuma ukuran aja yang menurutku secara pribadi harus di gedein dikit. Untuk harga, kemarin sempet tanya harga dan dapet di kisaran 12.000-13.000 rupiah memakai bungkus mika. 

Tuh kan tuh kannn... Makin tambah bingung milih undangannya. Akhirnya pas mudik ke palembang kemarin, aku sempet datengin salah satu tempat percetakan di daerah Jl. Merdeka palembang. Pas udah konsultasi sm mbak yang jaga, undangan yang kita mau itu dikasih harga 11 ribu dengan ketentuan model hardcover dengan emboss dan foil untuk tulisan wedding dan nama capeng. Ukurannya ngga begitu gede kayak ukuran 4R lebih dikit gitu. Whatt !!!  Over budget banget ini namanyaa.. Dan harga tersebut belum termasuk emboss juga untuk detail gmbar di sisi halaman undangan. Duh... Akhirnya kita berdua keluar dari percetakan tersebut dengan muka manyun. Trus nanya-nanya lagi ke tempat lain, harganya juga mirip-mirip antara 10-15 ribu rupiah. Karena belum ketemu tempat yang cocok dan aku juga harus balik lagi ke jepara untuk kerja, si cami bilang akan nyari tempat lain lagi untuk berburu percetakan yang sesuai dengan maunya kita berdua *sosweet*. 
Model yang sempet kita tanyain
Beberapa minggu kemudian si cami ngabarin kalo dia punya satu tempat referensi percetakan yang kayaknya bakal cocok sama maunya kita berdua. Cami tuh dapet referensi karena dia baru aja dapet undangan nikah dari temennya dan bentuk undangan dia itu bikin cami jatuh hati karena elegan banget (cami suka segala sesuatu yang berbau elegan). Begitu cami kirim foto undangan temennya itu via bbm, aku pun juga jadi suka sama model dan desainnya apalagi undangannya berbentuk hardcover dan full emboss. Sayang warna nya bukan fuschia tapi warna cokelat, tapi si cami udah kesengsem banget sama tuh undangan. Jujur aku sendiri aja juga naksir sama model dan bentuknya. Simple tapi kesan elegannya dapet banget. Di bagian belakang undangan terdapat info contact person percetakan tersebut. Namanya Liza Photography (selain undangan, mereka juga menyediakan jasa foto dan suvenir juga loh). Si cami udah survey ke tempatnya langsung dan ngasih aku info kalo biaya pembuatan undangan disana masih terjangkau sama budgetnya kita yeayyyy *tebarbunga* (^o^). 

Akhirnya setelah aku cuti untuk pulang ke palembang, kita berdua langsung janjian untuk kopi darat (ahayyy) sama si mba liza untuk nanyain perihal undangan. Ketika kita sampe di TKP ternyata mba liza lagi bobok, jadinya kita dilayanin sama suami nya yang super ramah dan baik. Pertama nya kita hanya nyampein bentuk undangan yang kita pengen seperti bentuk hardcover, full emboss, foil dan si cami pengen banget pake mika sebagai bungkus undangannya. Setelah itu kita langsung dikasih contoh undangan seabrek sm mas nya, langsung lah mata kita berdua nyari contoh yang mirip punya temennya si cami itu. Pas ditanya ternyata harga undangan tersebut 10.000. Woww !!!! ada 2 defenisi dari kata wow yang kusebutin tadi. Pertama, Woww.. harganya ngga semahal di tempat percetakan lain yang udah netapin harga kisaran 11-15 ribu rupiah. Wow yang kedua adalah "Woww... masih diluar budget yang kita berdua siapin" hahahahha *teuteup*. Komponen utama undangan kita yaitu model potrait (bukan landscape), aku kita pengen warnanya fuschia/shocking pink, amplop berbahan mika. Mas tersebut langsung keluarin kalkulator dan ngasih di harga 7.000 rupiah/lembar nya diluar biaya emboss dalam dan foil beserta mika. Jadi untuk emboss sisi dalam undangan itu cuma dikenakan biaya Rp 50,- per emboss nya, kalo foil Rp 100,- untuk nama capengnya. Biaya untuk bungkus undangannya pun beda lagi guys.. Kalo pake mika, biaya ditambah sebesar Rp 1.500,-. Untuk amplop exclusive harga nya antara Rp 1.500- Rp 2.000. Sedangkan untuk yang plastik biasa aku kurang tau juga, mungkin dapet harga yang lebih miring lagi..heheheh. 


Setelah tau undangan kita dihargai Rp 7.000/lembar dan memakai bungkus mika, kita berdua tinggal nentuin bagian mana aja yang mau ditambah emboss dan foilnya. Kita mutusin untuk memakai emboss di sudut tiap sisi undangan bagian dalam (total jadi 8 emboss) dan foil untuk nama pengantin dan tulisan "undangan" yang ada di bagian mika-nya. Perhitungannya menjadi 8x@50 = Rp 400,- sedangkan untuk foil pada bagian nama capeng dan seluruh tulisan yang ada di mika dihitung totalnya menjadi Rp 400 juga (aku lupa berapa total bagian huruf yang di foil) +_+. Total harga untuk undangan menjadi Rp 9300,- dengan rincian sebagai berikut:

Undangan hardcover full emboss (Rp 7.000)
Bungkus Mika (Rp 1.500)
Emboss sisi dalam (8x@50= Rp 400)
Foil Undangan (Nama dan Mika= Rp 400)

Total Harga= Rp 9.300

Jumlah Undangan= 750 pcs
Total Keseluruhan (9.300 x 750 = Rp 6.975.000)

Melihat total harga undangan per lembar tersebut, aku sama cami langsung respon cepat untuk nego harga lagi sama si mas nya hehehe *otakdagang*. Kita minta harga dipangkas menjadi 9 ribu rupiah. Proses inilah yang membutuhkan waktu agak lama hahahha. Setelah melakukan upaya bujuk rayu mati-matian ke mas nya, akhirnya dia setuju juga untuk mangkas harganya dari 9.300 menjadi 9.000 rupiah. Yeaayyy... makasihh maaasss *loncatloncat*. Lumayanlah penghematan dikit wkwkwk, so total keseluruhannya menjadi Rp 6.750.000. Ngga enak juga kalo nego yang "lebay" banget sama mas nya, toh harga yang ditawarin emang lumayan make sense banget dibanding percetakan lain. Setelah deal, kita langsung dikasih form untuk mengisi biodata si calon pengantin beserta info pendukung lain seperti tanggal, lokasi dll dari acara nikahan kita. Cuma berita buruknya, aku ngga bisa pake undangan dengan komposisi warna fuschia *nangisdibawahpohon*. 

Jadi ceritanya, setiap undangan hardcover itu bahannya memang sudah tersedia dengan berbagai warna. Sayangnya, bahan undangan hardcover warna fuschianya memang ngga ada. Satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan teknik "menyiram". Teknik ini dilakukan dengan menyiapkan bahan hardcover dasar berwarna putih lalu mencampur beberapa cat ke mesin cetak agar bahan tadi bisa dicetak warna sesuai dengan pilihan pembeli. Hanya saja, teknik "menyiram" ini memiliki beberapa resiko yaitu warna yang kita mau bisa aja ngga sama persis sesuai warna yang kita inginkan. Contohnya aku pengen undangan warna fuschia, nah si percetakan akan menyiapkan cat untuk campuran warna agar bisa menghasilkan warna tersebut. Anggaplah cat yang akan dicampur antara ungu dan pink muda, si percetakan sendiri hanya menggunakan azas "kira-kira" untuk mencampur cat tadi agar menciptakan si fuschia tadi. Setelah dicetak, hasil bisa aja sesuai dengan maunya kita. tetapi bisa juga hasilnya ngga sesuai seperti undangan ternyata bukan fuschia melainkan lebih ke arah ungu atau lebih mengarah ke pink biasa. Intinya jika cat telah tercampur, otomatis kita ngga bisa tuh mau cetak 1-2 undangan dulu sebagai sample dan jika ngga sesuai bisa di campur lagi catnya sesuai kebutuhan. Ooowww... Tidak Bisa.. Kalo percampuran sudah tidak sesuai, maka pembeli hanya bisa pasrah atau kalopun mau ulang cetak yaa.. biayanya berarti jadi dobel dong yaa...*rugi*. Sebagai capeng yang ngga mau rugi dan ngga mau ambil resiko (it's a bit risky), jadinya kita mutusin pake warna coklat dengan stiker nama berwarna gold di tampilan depan agar menampilkan kesan elegan di undangannya. Setelah fix order, kita berdua langsung dp sebesar dua juta rupiah ke suami mba liza nya. Asiikkkk.. masalah undangan akhirnya selesai deh... semoga aja hasil undangannya nanti bisa sesuai dengan ekspektasi kita berdua *langsungwudhu*. Seperti biasa aku akan kasih info mengenai persiapan undangan untuk para capeng antara lain :

  1. Sebelum ke percetakan, carilah terlebih dahulu model, ukuran, bentuk, desain atau warna dari undangan yang kamu dan cami suka. Ini tujuannya biar kamu ngga bingung lagi nentuin undangannya pas udah kopi darat sama orang percetakan tersebut.
  2. Tentukan jumlah undangan yang ingin kalian pesan, biasanya semakin banyak jumlah undangan maka semakin besar kesempatan kalian untuk nego atau dapet harga yang lebih murah per lembarnya.
  3. Sebaiknya capeng order undangan setidaknya 3 bulan sebelum hari H. Biar ngga terkesan terburu-buru aja, tau sendiri kan kalo kerja buru-buru biasanya hasil nanti jadi kurang maksimal.
  4. Jangan pernah langsung percayakan semua desain, tulisan atau apapun itu ke orang di percetakan. Inget, siapa lagi yang bisa bikin persiapan nikah kamu sempurna kalo ngga dari si capeng itu sendiri. Jangan pernah males untuk cek tulisan dan progress undangan beserta bawel ke orang di percetakan supaya everything is under control. Kalo capeng sendiri males-malesan sama undangannya, apalagi orang lain yang ngurus tuh undangan. Bisa-bisa hasilnya nanti malah ngga sesuai banget dengan ekspektasi kalian.
  5. Jangan pernah malu untuk nawar harga ya guys !!!. Sedikit harga yang dikurangi per lembarnya bisa menghemat biaya yang lumayan loh dari budgetnya kita.
  6. Kalo misalnya capeng udah fix order undangannya, sebaiknya hindari hal-hal yang berbau kepo seperti masih tetap stalking instagram, wedding web atau apapun itu. Tujuannya agar kalian tuh ngga tergoda model undangan lain atau  gonta-ganti konsep undangan yang nantinya bikin kita rempong sendiri. Percaya deh, ngga bakal abis-abis referensinya kalo tingkat kekepoan kalian ngga dikontrol.
Okeeehhh eferibadeh... segitu dulu aja ya cerita mengenai persiapan undangan pernikahanku. Nanti aku post lagi deh hasil jadi undanganku nanti di blog, siapa tau bisa membantu kalian dalam mendapat info sekaligus sebagai referensi bentuk undangan pernikahan yang akan dipilih nantinya *yeay*. Doain yaa.. semoga nanti hasil undanganku bisa buagguussss dan ngga mengecewakan ^o^.

Contact Person Liza Photography:
BBM : 2A93E443
HP : 0812-78592393

Kamis, 30 April 2015

Zuishoda Sushi (Palembang Indah Mall)



Setelah satu bulan vakum buat nulis-nulis di blog akhirnya dipaksain juga untuk nge-post cerita gue kemaren-kemaren pas lagi mudik ke palembang. Walaupun alasan sebenernya karena sayang aja di bulan Maret post gue udah ada empat blog dan masa sih di bulan April malah kosong melompong.. Blass.. Tandas.. ngga ada apa-apa *nggamaurugi* hahahaha. Jadi ceritanya, aku dan bebeb darling *kedipkedip* mau nonton film fast & furious 7 di Palembang Indah Mall. Setelah ikut ngantri dan beli tiketnya akhirnya aku ngajak dia makan. Secara bookkk... udah jam 3 !!! *jengjengjeng* gile aje kita berdua ngga nyadar untuk makan siang. Pertamanya sih keliling-keliling dulu untuk ngesurvei tempat makannya. Mulai dari cafe yang ada di mall, sampe foodcourtnya ngga membuat kita tertarik untuk nyoba *belagupadahallaper*. Nah, nyampe lantai basement ternyata ada resto baru yang belum pernah kita berdua cobain, namanya Zushioda Sushi. Tempat nya sih mungil gitu dengan nuansa warna merah untuk cat di dindingnya. Pas si bebeb aku ajakin makan disitu, eh dia mau loh pemirsah *lalalayeyeye* . Soalnya si bebeb ini suka makan "prasmanan" alias banyak, pilihannya beragam, dan yang pasti menunya harus ada nasi. Kalo dia bilang sih "biar berasa banget makannya". Untungnya mood dia lagi bagus kali ya makanya dia pasrah aja aku ajak makan disini. Setelah masuk ke resto nya kita langsung duduk dan waiternya langsung kasih kita menu untuk pesan makanannya. Pertamanya bingung mau mesen apa, kita berdua cuma bolak-balik menu ngga jelas. Beberapa menit kemudian modal "Gambling", kita berdua pesen salmon chessy roll, chigyio roll dan untuk minumnya aku pesen es lemon tea dan bebeb pesen teh tarik. Sambil nunggu makanan dan minuman dateng, aku paksain si bebeb foto selfie *biarkekinian* dan ada bahan buat posting di path hahahahaa.. yah daripada mesti bengong sampe lumutan, mending waktu nya dipake foto ya kaaannn...^^. Ngga berapa lama, waiternya dateng nganterin makanan kita. Wuihh.. ngga sabar pengen dicobain gimana rasanya.. yummyyy....^o^
Nyelpi Sukaesih ^o^v

Menu yang pertama kita coba adalah Salmon Cheesy Roll. Dari penampakannya sih biasa aja tapi ternyata oh ternyata... rasanya lumayan enak cuyy. Terbukti dari si eca yang ngga komplain ketika gigitan pertama nya udah masuk ke tenggorokan, lidah nya doi kan lidah indonesia banget jadinya kalo ada makanan rasa nya aneh dikit dia pasti bawel tingkat mahabrata *hahahah*. Jadi rasa nasi nya lumayan empuk dan ngga kering plus rasa salmon nya yang lumayan berasa. Menurutku sih nih menu ngga perfect banget di lidah tapi lumayan lah kalo cuma untuk sekedar jadi makanan cemilan/pembuka. Intinya sih ngga mengecewakan banget kok. Menu kedua yaitu Chigyio Roll. Jujur aku asal pilih aja yang menu kedua ini karena di buku menu ada tulisan rice with CRISP and blablabla. Nah, karena ada tulisan crisp nya itulah aku jadi penasaran pengen nyobain. Apakah bener ada crispy nya di dalam sushi roll nya atau hanya bohong belaka *haishh*. Begitu dicoba, woww ternyata beneran ada sensasi crispy ketika kita gigit sushinya. Berarti kata-kata dibuku menu memang benar adanya dan bukan fatamorgana *dilemparinpakeduitreceh* ^o^v. Selain itu rasa nya juga lumayanlah karena lagi-lagi si eca ngga protes pas nyobain makanannya. Untuk sausnya, zushioda kayaknya cuma nyediain tiga pilihan aja yaitu Mayo Sauce, Spicy Mayo Sauce dan Takoyaki Sauce. Untuk rasa lagi-lagi yaa... biasa aja.. selayaknya mayonaise pada umumnya.

Atas: Salmon Cheesy Roll; Bawah: Chigyio Roll


Masing-masing menu terdiri dari 5 roll
Lanjut ke menu minumannya, es teh tarik dan es lemon tea. Yahh...ngga menuntut banyak juga sih tapi rasa dari kedua minuman ini BIASA AJAH!!!. Kayaknya sih modal dari minuman sachetan yang banyak dijual di minimarket. Si eca sih pesen es teh manis lagi karena porsi minumnya emang rada kecil. Sekedar untuk penghilang dahaga, yah boleh lah menu ini kalian pesan kalo mampir disini.

Es Teh Tarik
Es Lemon Tea
Selesai sukses menghabiskan seluruh makanan dan minumannya, kita berdua langsung bayar bill nya. Dilihat dari total harga yang kita keluarin, yah emang ngga bisa menuntut lebih juga untuk rasanya. Ibaratnya harga untuk masing-masing menu masih terjangkau untuk kantong anak sekolah ataupun mahasiswa ^^. Intinya kalo untuk sekedar ngemil-ngemil sambil ngobrol sama temen, ya bolehlah tempat ini jadi pilihan. Tapi kalo kalian lagi di posisi laper banget, aku saranin mending nyari tempat makan lain deh. Kurang "nyess" aja kalo makan disini sebagai menu makan siang atau makan malem.

Worth it with the price
Sehabis dari zushioda aku dan eca langsung ke XXI untuk nonton dan rencananya kita mau lanjut nyari makanan "berat" karena sushi tadi kayaknya cuma numpang silaturahmi aja ke perut kita wakakakak. Mampir lagi kesini? yahh tergantung. Kalo cuma sekedar untuk makan makanan ringan, ya bolehlah makan disini lagi dan nyobain menu lainnya.




Selasa, 24 Maret 2015

Kebaya Pengantin (Resepsi) by Zohra Sumantri

Heyhooo guys...

Akhir-akhir ini mood aku buat nulis blog lagi bagus banget, jadinya ini postingan keempat-ku di bulan Maret yang penuh dengan cerita hahahah *loncatloncat*. Kali ini aku akan ngebahas tentang pengalamanku ketika order kebaya untuk resepsi pernikahan di palembang nanti. Sebenernya ceritanya udah latepost karena order kebaya ini dilakukan setelah aku order cincin kawin hehehe (kalian bisa liat post nya disini) *pengakuandosa*. Waktu itu kan aku lagi ada perjalanan dinas ke jakarta dari hari kamis-jumat, nah.. berarti masih ada sabtu-minggu nya buat muter-muter di daerah jakarta selatan untuk nyicil satu-persatu keperluan nikahku *yeayy*. Emang dari beberapa bulan yang lalu, aku tuh mulai sering banget searching di mbah google mengenai rekomendasi tempat beli cincin kawin, beli bahan untuk kebaya, designer nya, kotak hantaran dan sebangsanya. Akhirnya setelah melihat beberapa review, aku mutusin untuk nyari cincin kawin dan jait kebaya di jakarta aja. Kenapa harus jakartaaa ????? yaaaa.. suka-suka gue lahhh hahahaha *dilempartogesekilo*. Pertimbangan nyari cincin di jakarta sih karena di palembang pilihannya sedikit dan kurang beragam. Sedangkan untuk kebaya resepsi, ngga tau kenapa aku pengen aja bikin kebaya hasil karya designer yang aku suka (which is rata-rata domisilinya di jakarta).  

Mulanya aku iseng buka blog para mpok bridezilla yang lagi pada heboh dan rempong nyari tempat jait kebaya yang bagus dimana. Setelah beberapa kali kepo di blog orang, akhirnya aku banyak dapet tempat rekomendasi kebaya yang hasil jaitannya bisa dibilang BAGUS contohnya Vera Kebaya, QZM, Intan Avantie (lokasi semarang), Veni Rahman, Zohra Sumantri, Bara Kebaya dan seabrek designer lain. Pertama-tama sih naksir abis sama vera kebaya, tapi pas tau budget yang dia minta itu ngga masuk budget ku banget (kebaya biasa 5 jutaan dan kebaya nikah bisa sampe 30 juta) akhirnya ngga jadi deh. kemudian ada si QZM yang review nya seabrek dari para capeng dan bilang hasil jadi si kebaya bagus dan harganya cukup terjangkau. Hanya saja lokasi nya agak jauh dari tempat "mangkal" ku yang di daerah blok M so QZM aku coret juga dari list. Kemudian ada Bara kebaya, Veni rahman dan teman-temannya, ternyata nasib nya sama..DICORET JUGA karena pertimbangan lokasi yang cukup jauh. Kalo aku domisili Jakarta, pasti deh niat banget datengin atu'-atu'. Berhubung aku juga aslinya bukan orang jakarta, jadinya males aja kalo harus datengin tempat yang rada jauh dari jaksel. Setelah searching lagi di internet, akhirnya nemulah salah satu foto dari seorang blogger dan menurutku kebaya nikah yang dia pake tuh cantik banget. Ketika selesai baca blog dia, akhirnya aku tau dia sewa kebaya pengantin di Zohra Sumantri Boutique. Langsung tanpa ca-ci-cu ba-bi-bu lagi aku searching di google "kebaya Zohra Sumantri". Jengg..jengg.. review yang tampil lumayan banyak dari para capeng. FYI mba zohra sumantri ini pernah jadi sponsor nya di OVJ loh, karena ada beberapa bajunya yang dipake oleh gisel, dewi gita, dan sinden-sinden yang lain. Bajunya juga cantik-cantik banget plus pengerjaan nya terlihat rapi. Aku makin penasaran dong setelah liat review-reviewnya di internet, jadi langsung aja aku cari alamat dari butiknya mba zohra ini. Ternyata lokasinya ada di Grand ITC Permata Hijau saudara-saudaraaahhh *yeayy* yang artinya masih berada di kawasan jakarta selatan. Finally aku mutusin untuk order kebaya disana aja karena review dari para capeng lumayan bagus dan bilang kalo kita masih bisa nego harga dengan menyesuaikan kebaya-nya dengan budget yang kita punya. Oke.. boleh lah yaa untuk dicobaa... *FIX*. 

Kebaya yang dipake oleh sinden OVJ ^^

Finally, sabtu siang aku dan si doi langsung cegat taksi menuju grand itc permata hijau. Selama di perjalanan kita berdua ngeliatin GPS untuk ngeliat arah yang dilewatin oleh si abang taksi, kita berdua takut diculik soalnya huehuehue *geer* ^o^v. Untungnya siang itu kondisi jalan ngga terlalu macet parah, jadi sekitar 20 menit kita udah sampe di tempat tujuan. Berhubung kita belum makan siang, akhirnya "berlabuh" dulu deh di KFC. Sambil makan kita berdua sambil diskusi gitu nanti tentang konsep baju resepsi nya gimana dan mau warna apa sekaligus ngomongin budget untuk kebaya-nya. Selesai makan kita langsung nyari ruko nya mba zohra. Ngga lama kemudian, sampailah kita di sebuah ruko yang di atas nya bertuliskan "Zohra Sumantri Boutique". Rada nervous juga pas masuk kesana, tapi pegawainya ternyata ramah-ramah banget. Mereka langsung mempersilahkan kita berdua duduk dan ngobrol seputar sewa dan order baju kebaya disana. Salah satu pegawainya adalah mba dini yang katanya sudah lebih dulu bekerja dengan orang tuanya mbah zohra hingga usaha tersebut diwariskan ke mba zohra nya sendiri. Mba dini juga helpful banget karena setiap kita nanya, pasti dia ngasih detail info yang kita mau. Tiba-tiba mba dini bilang ke aku "Mau cobain bajunya ngga?" katanya. Waooowww.. mauuuu dong kakakkk diniiii ^^... Pilihan kebaya disana juga buanyaak banget, aku sampe bingung sendiri mau cobain yang mana. Pilihanku jatuh pada kebaya pengantin ekor panjang campuran warna shocking pink+silver dan shocking pink+gold. Begini penampakannya:


On Model ^o^

Setelah dicobain, kebaya nya enak dan nyaman pas dipake. Tapi yang aku kurang suka itu model yang di bagian pinggang nya. Entah kenapa aku kurang suka warna silvernya (selera masing-masing sih), selain itu warna shocking pink yang ada di bagian pinggul samping malah bikin siluet badan aku rada melar alias lebar. Untuk bagian leher, aku juga kurang sreg sama model sabrina nya, tapi itu sih balik lagi ke selera ya... kan beda orang beda selera ^^.

Suka banget sama ekor panjangnya ^^
Tampak belakang kebaya ini tuh aku syuka syekali syalala dubidubidam pokoknya, khususnya dibagian ekor. Mungkin dari foto ngga keliatan kalo ekor kebaya ini tuh full payet pemirsah (makanya jadi sedikit berat) padahal aslinya tuh dia Blink-Blink sekaleee *silaumata*. Mulai dari bagian leher belakang aku sih suka ditambah dengan bordir silvernya karena jadi keliatan lebih cantik. Ekor panjangnya juga bikin kebaya itu terlihat lebih elegan. Paling yang aku kurang sreg cuma bagian pinggang bawah yang keliatan lancip itu. Entahlah.. pokoknya ngga suka aja, so aku nanti request ke mba zohra-nya jangan pake model runcing kebawah gitu untuk bagian bawah pinggang belakangnya. Setelah bosen nyobain dan bosen ngaca pake kebaya itu, akhirnya aku nyobain kebaya yang kedua, warna gold-shocking pink.

Yang ini paduan warnanya juga lucu ^^ 
Jujur aja kebaya yang kedua ini aku lebih suka dengan paduan warna dan modelnya. Aku-nya jadi keliatan lebih "PENGANTEN" gitu deh hahahah ^o^. Sama seperti kebaya sebelumnya, ketika dipake rasanya nyaman banget dan bagian tile transparannya nempel di kulit (seolah-olah kulit kita tuh kayak ditempelin brokat-brokatnya). Model yang ini juga bikin aku keliatan slim dan ramping, overall sih lebih suka model kebaya ini daripada kebaya yang sebelumnya.
Model ekornya ngga begitu panjang (abaikan "tali") +_+ 

Tampak belakangnya aku juga sukaa.. keliatan ramping dan elegan. Minus nya aku kurang suka dengan model leher "kerah shanghai" (tampak depan) dan ekor nya yang kurang menjuntai, kan ngga keliatan "princess" nya kalo ekornya pendek gitu (+_+). 

Sepatu nya cantiikkkkkkk ^^
Setelah nyobain baju kebayanya, ternyata mba zohra nya dateng ke toko. Ternyata dia ada janji temu dengan klien lain yang mau order kebaya nikah juga. Wahh.. kebetulan banget kan.. jadi bisa sekalian tanya langsung dengan owner plus bisa minta gambarin sketsa kebaya-ku saat itu juga. Ngga lama kemudian, tiba-tiba mba dini langsung ngeluarin sepatu nikah yang modelnya unyu banget warna pink dan matching sama si kebaya pink yang aku pake barusan. Sepatunya keliatan CUTE banget karena ditempelin brokat warna pink dan ditambahin aksen warna gold juga. Ketika dipake di kaki, kebetulan satu ukuran sama kaki aku yang ukurannya 38 *yeay*. Sepatu nya sendiri ngga sakit pas dipake di kaki dan kayaknya bakal nyaman-nyaman aja walaupun dipake seharian ^^.

Udah selesai nyobain sepatu dan bajunya, aku langsung duduk ditemani si doi buat ngobrol bareng dengan mbak zohra. Pertamanya sih aku langsung nanya masing-masing harga untuk order kebaya pengantin ekor panjang dan ekor pendek/sepanjang kaki. Mba zohra bilangnya untuk kebaya ekor panjang full payet dia kasih harga sekitar 13-15 juta, sedangkan untuk kebaya pengantin yang ekornya sampe bagian kaki aja itu di harga 5-6 juta. Woww.. lumayan juga ya harganya..*ngomongdalamhati*. Trus dia kasih tau bahan yang dipake untuk bikin kebaya nya yang terdiri dari tile perancis, trus brokat semi perancis include bustier+ongkos jahit dan full payet dari bagian atas sampai ke ekor nya (kebaya-red). Aku kan pengen banget bikin kebaya nya yang ekor panjang, jadi aku sempet nawar harga juga dengan mba zohra nya dan ternyata.. bisa pemirsahhh..!!!. Katanya paling nanti diakalin di payet, untuk bagian atas akan full payet dan bagian ekornya nanti disesuaikan dengan budgetnya. Asyyiiikk.. seneng deh denger nya. Setelah harga sedikit di pangkas dari harga asli nya yang sekitar 15 juta, aku langsung request untuk minta bikinin sketsa baju resepsi pengantin ku. Mungkin kebanyakan orang akan nanya-nanya dulu kemudian membandingkan harga dan kualitas antara penjahit yang satu dengan penjahit lainnya, tapi aku sih udah males untuk observasi ke tempat yang lain. Maklumm.. lokasi ngga memungkinkan karena aku bukan penduduk asli jakarta. Jadi aku dan doi High Trust Society aja ke mba zohra nya. Sembari mba zohra lagi gambar sketsa, aku mulai ngasih tau detail-detail untuk baju kebaya tersebut. Mulai dari warna yang didominasi warna fuschia  (70%), tosca (20%) dan gold (10%). Ekornya harus yang panjang menjuntai jadi pas jalan menuju pelaminannya, ekornya nanti bisa nyapu lantai gitu *walaupunkotortetepngotot* ^o^. Sebenernya mba zohra ada ide untuk kebaya nya dibikin warna fuschia lalu ditambah payet yang warna tosca dan gold, tapi aku ngga suka yang begitu. Langsung aja aku kasih liat gambar di ipad yang nunjukin model yang aku mau. Jadi kebayanya itu terdiri dari 2 bahan yang berbeda warna, tapi nanti dibikin di satu baju (you know what i mean) kemudian ada tambahan payet gold nya biar terkesan mewah dan elegan. Arrggghhh... seneng..seneng..seneng.... *annoying* ^o^. Untuk bagian leher sih, aku request yang model sabrina kotak. Akhirnya setelah diskusi mengenai detail kebayanya, sketsa baju yang digambar mba zohra tadi udah jadi *tiupterompet*. Pas diliat gambarnya, overall udah sesuai dengan konsep yang aku pengen. Berikutnya aku deal harga dan badanku langsung diukur oleh mba dini untuk ukuran kebaya nya nanti. Seperti biasa, aku bakal kasih info dan tips buat kamu yang mau ngejait kebaya pengantin di Zohra Sumantri Boutique ^^.

  1. Sebaiknya janjian dulu sama mba zohra sebelum datang ke toko nya, biar bisa sekalian ngobrol dan nanya langsung detail-detail model kebaya yang kamu mau. 
  2. Tentukan model kebaya nikah kalian sebelum datang ke penjahitnya. Jangan sampe nanti ketika kamu mau order, malah jadi bingung sendiri kayak orang bego ilang karena belum ada gambaran pastinya. Kalo kamu sendiri masih bingung, apalagi penjahitnya.. (pasti lebih bingung dari kamu)
  3. Harga kebaya nya sendiri bisa disesuain kok dengan budget yang kamu punya. Pokoknya jangan malu untuk nawar dan diskusi mengenai kecocokan harga dengan konsep baju yang kamu pengen. FYI, mba zohra nya baik dan ramah, jadi ngga ada tuh istilah bakal di kacangin atau dicuekin pas datang kesana.
  4. Kamu bisa bikin sepatu yang matching dengan kebaya pernikahan kamu, tapi bakal ada penambahan harga.
  5. Info dari mba zohra, persiapkan waktu minimal 3 bulan sebelum hari H kalo kalian mau order jahit baju kebaya pengantin disini.
  6. Selain jahit kebaya pernikahan, mba zohra juga nyewain berbagai macam baju pengantin dengan model dan warna yang beragam.
  7. DP minimal 25% dari total harga kebaya kalian.
Oh iya guys, lupa ngasih tau..si doi belum fix jahit di zohra sumantri boutique karena harganya lumayan tinggi. Untuk full bordir/payet harganya sekitar 4.5 juta. Rencananya kita mau cari dulu tempat jahit jas yang bagus di palembang dan harganya terjangkau. Kalo ada, yaa jahit di palembang aja. Kalo ngga ada, baru aku minta jahit di mba zohra. Ini sih idenya si cami, kalo aku sih ngikut dia aja yang penting dia bahagia *calonistriyangbaik* ^^. Sebelum pulang, si doi minta diukur badannya untuk jaga-jaga seandainya nanti jadi order baju pengantinmya dia di mba zohra. Setelah itu kita berdua langsung pamit terus ngambil duit di atm centre yang ada di lantai dasar ITC Permata Hijau buat DP kebayanya. FYI, mba zohra nyuruh pegawainya untuk ikut kita ke atmnya, biar kita berdua ngga bolak-balik ke butiknya lagi. Setelah nyerahin duitnya, pegawai mba zohra tadi langsung kasih kita bukti kwitansi atas DP order jahit kebayanya. Fyuhh....rasanyaa legaaaaaaaaaaaa bangett udah ada titik terang dari masalah seputar perkebayaan ini *helanafas*. Seenggaknya tinggal mikirin baju nya si cami dan duduk manis nunggu hari pas fitting kebayanya nanti. Rencananya sih sekitar bulan Juni fittingnya, dan hasil jadi juga aku minta dipercepat waktunya biar ngga terlalu mepet dengan hari nikahku nanti. Sekarang sih...tinggal duduk manja *rebahandikursigoyang* dan berdoa semoga hasil jadi si kebaya nya sesuai dengan ekspektasi-ku. Ahhhh... SENANGNYAAAA...*lalalayeyeye* ^o^.

Contact Person mba Zohra Sumantri:
1. Line : Zohra Sumantri
2. Whatsapp : 0858-90622012


Senin, 09 Maret 2015

The Harvest Semarang

Sebenarnya datang ke harvest ini cuma mampir doang, karena kita beli kuenya untuk dibawa pulang. Lagi-lagi ini merupakan sebuah bentuk kasih sayang dari atasan ke bawahannya *peluk* (maacih mba titiek). Kalian bisa liat di post ku sebelumnya disini, ceritanya sih aku dan temenku ditraktir makan di holycow steak untuk ngerayain ultah nya mba titiek. Setelah kita mau pulang, mba titiek sempet nawarin kita untuk bawa pulang kue the harvest. Siapa dooonggg yang bisa nolaakk... hagh..hagh..hagh ^o^. Akhirnya setelah sampe di tempat, kita masuk dan ngeliat penampakan dan suasana the harvest. So elegant and colorful kakaakkk *menarihulahula*. Jadi kesan nya itu kita berasa di cafe dengan nuansa santai tapi elegan. Dilengkapi dengan pencahayaan yang rada redup, so kalo kita makan atau sekedar minum disini bareng pacar, gebetan atau suami pastinya makin berasa romantis gitu *sepertiituh* *syahroni*. Di dalamnya banyak banget aneka cake yang bikin nih mata jadi jelalatan karena warna yang lucu-lucu ^^. Ada jenis cake ulang tahun, ada macaroons, ada juga cemilan-cemilan dengan berbagai rasa (keju, cokelat dll). Berikut salah satu tampilannya:

Warnanya unyu banget yakk ^^
Balik lagi ke kue, jadi kita masing-masing pilih kue yang kita mau sesuai instruksi dari mba titiek. Si mba titiek pesen kue coklat (lupa namanya), lia pesen Blueberry Cheese Cake dan aku Strawberry Cheese Cake. Aku milih strawberry cheese cake karena tampilannya itu loh, "seger" di mata. Diatas sepotong cheese cake, ada 6 buah stroberi yang berjajar rapi dengan warna merah merona. Rasa cheese cake yang sweet dipadu dengan rasa buah stroberi yang asem seger, pas banget nih paduannya (balance antara manis dan asem seger). Pengen sih nyoba yang lain, tapi berhubung jatahnya satu yaaa.. harus pilih salah satu jadinya *kode* *colekmbatitiek*. Setelah bayar, akhirnya kita bertiga pulang sambil bawa bungkusan kue. Yeaayyy... senanngnyaaaa....... ^o^. 

The Harvest Patissier & Chocolatier
Sampai di kosan, sebenernya udah lumayan capek. Tapiiiii...... bungkusan the harvest itu kayak manggil-manggil untuk dibuka gitu. Akhirnya karena ngga sabar nungguin besok untuk nyobain tuh kue, aku makan aja malam itu juga huahahahha...*devil*. Pas kotaknya dibuka, keliatan lah fisik dari si strawberry cheese cake ini. Menggugah banget sih kamyuu...*gemes*. Tangan rasanya sudah gatel pengen potong si kue dan lidah juga udah ngga sabar buat nyoba si unyu-unyu ini. Setelah dicicip untuk pertama kali, rasanya ennaaakkkkkk..!!!!. Cake nya lembut, rasa kejunya melted dimulut kemudian buah stroberinya asem-asem seger bikin indra pengecap kita jadi "netral" setelah makan kue yang manis tadi. Aku juga makannya pelan banget, maksudnya sih biar ngga cepet abis (hehehhe) sekaligus menikmati gigit demi gigit potongan strawberry cheese cake nya.

Penampakan Strawberry Cheese Cake

A bite of happiness ^o^
Rasa strawberry cheese cake ini aku suka banget deh. Kue nya yang lembut, rasa kejunya yang melted di mulut plus buah stroberi yang bikin indra pengecap ini jadi "disco-an". Price nya sih dari 25K-40K per potongnya. Worth banget ini mah dengan rasa cake nya yang endeusss. Oh iya, kalo kamu termasuk orang yang kurang suka makanan manis, mending makannya pelan-pelan aja biar ngga eneg. Kalo ada kesempatan lagi, aku pengen kesini bareng si cami. Sekalian buat nyobain makan di resto nya beserta nyicip menu atau kue varian lain sambil suap-suapan bareng si dia *EAAAA*. Camiiiii..!!!..hayuuukkk...kitah ke The Harvest..!!!. *gelayutanmanja*.

Jumat, 06 Maret 2015

Sensasi Makan di Holycow Steak Semarang


Haiii...kali ini aku mau berbagi pengalaman kulinerku di daerah semarang. Terakhir post cerita tentang kuliner tuh tahun lalu, jadi lumayan lama juga ngga nyeritain info seputar makanan. Langsung aja yaa.. aku kemarin abis singgah ke tempat makan yang lagi hits di semarang yaitu HOLYCOW steak. Berdasarkan info yang aku dapet, tempat makan ini tuh recommend karena rasanya yang enak dan kebetulan gerai nya baru buka di daerah semarang ini. Pernah kejadian, temenku yang pengen cobain steak nya waktu resto nya baru dibuka awal bulan lalu, siang hari tuh semua menu udah soldout pemirsah *mulutnganga'* so dia harus gigit lidah jari karena ngga bisa icip-icip disana. Awal cerita kita makan disana karena ditraktir mba titiek (ibu peri) untuk ngerayain ultahnya dia. Abis keliling paragon mall ngga jelas akhirnya kita langsung meluncur ke holycow karena kita juga belum makan dan hari udah mulai sore (sengaja dibuat laper). Setelah beberapa menit perjalanan menuju barat holycow, akhirnya sampe juga kita disana. berikut penampakannya

Langsung keliatan tempatnya dari pinggir jalan ^^
Sebelum pintu masuk dipasang papan banner yang isinya jadwal open-close si holycow ini. Ngga tau juga maksudnya apa dibikin 2 jadwal gini, Jadwal pagi-siang yang mulai dibuka dari jam 11 pagi dan tutup jam 2 siang lalu jadwal sore-malam yang dibuka jam 5 sore dan tutup jam 10 malam. Selain itu, ada pula pajangan bentuk sapi yang didominasi warna merah dan putih yang bertuliskan "Hello Carnivores" *lucudeh*. the colors so POP!!! ^o^

Jadwal open-close holycow lengkap dengan hiasan sapi unyu-unyu ^^
Kita langsung masuk ke dalam sambil milih tempat duduk. Ruangan mereka terbagi dua, ada yang indoor dan outdoor. Berhubung masih rada sore dan ngga panas juga, kita milih tempat duduk outdoor aja biar kesannya nyantai dan terang pas lagi foto atau selfie *kelakuancewekjamansekarang* heheheheh ^o^. Suasana indoor di holycow tuh nyaman, kesan elegan nya lumayan berasa, cocok juga untuk nongkrong atau dinner sama pasangan soalnya rada remang gitu tempatnya (hakhakhakk). Kalau suasana outdoor nya lebih terkesan santai, ditambah interiornya yang simple tapi bikin orang betah duduk lama-lama disana. Gini penampakannya:

Suasana outdoornya ^^
Pas kita udah milih tempat duduk outdoornya, di meja kita masing-masing dikasih alas piring yang ada gambar holycownya. Tulisan nya sih kayak quote holycow beserta informasi alamat media sosialnya. Buat para kepoers.. kalo mau tau info terbaru sekaligus pengen liat menu-menu yang ada di holycow, kalian bisa langsung cuss ke medsos mereka (twitter, instagram, facebook, deelel). Beberapa detik kemudian si waiter nya ngasih kita daftar menu mereka. Menu steaknya lumayan beragam, ada yang daging tenderloin, sirloin sampe yang wagyu pun juga tersedia. Beberapa menit setelahnya, masing-masing dari kita langsung nyebut menu yang dipengen sembari dicatet sama si waiter tadi. Aku sih milih menu steak wagyu rib-eye (tingkat kematangan medium) dengan dressing spinach with mashed potato, sausnya yang barbeque.

Alas piring holycow ^^

Maaf ya gambarnya masih keliatan berbayang gitu ;(
Selang air beberapa menit kemudian, sampailah semua menu yang kita pesan. WOWWW.... menggugah banget kakakkk.... penampakannya itu bener-bener standout dan ngga bisa bikin mata dan hati berpaling ke yang lain *kedipkedip*. Udah ah yuk kita bedah atu-atu' rasa dari tiap menu nya. Makanan pertama yang gue cobain pasti si steak nya dong.. BEUHH..ini enak banget permisahh..!!! jadi si steaknya sendiri tuh rasanya juicy, lemak dagingnya juga masih berasa (heheheh). Which is itu yang gue suka karena rasanya jadi lebih "gemuk" dan porsinya pun lumayan gede. Pas dicobain dimulut, OMG... melted gitu di mulut. Rasanya ngga pengen cepet-cepet nelen tuh daging *nggarela* (hagh..hagh..hagh..). Rasa saus barbequenya menurutku kurang "nonjok", so-so lah *biasaaja*. Mashed potatonya yaa lumayan.. enak banget ngga tapi ngga enak juga engga' some how kayak kurang kerasa "gemuk" dari si keju atau susu-nya. Nahh..yang aku suka tuh malah si bayamnya. Rasanya tuh beneran sayur (yaiyalahhh) yang emang masih seger alias ngga keliatan layu atau rapuh kayak kehidupan percintaan anak alay jaman sekarang (wkwkwk). Ditambah lagi ada potongan segar tomatnya sebagai garnish, cita rasanya jadi balance gitu guys. Istilahnya abis dari makan potongan daging yang rasanya "gemuk" dan mashed potato yang mengenyangkan, ditambah nyobain bayam dan tomat yang masih fresh jadinya nge-blend banget di lidah. Pokoknya enyaaakkkk...^o^.


HEAVEN ^^

Sebenernya setelah makanan dateng, aku sama lia (temenku) pesen saus yang rasa barbeque dan mba titiek yang mushroom. Pertama kita cobain saus barbeque-nya, yaaa ngga begitu berkesan banget sih (except the steak of course). Ujungnya tertarik buat icip mushroom sauce punya mba titiek (dia pesan 2 mushroom sauce sekaligus). Setelah nyoba.. WHATT!!! enak banget wooii !!. Si lia juga bilang ini lebih enak dari yang barbeque. Akhirnya kita pesan saus mushroom tambahan ke waiternya sambil diketawain sama mba titiek. "Tuh kan..apa kubilang..enakan saus mushroom kan?" katanya. Iya..iya..kita akuin deh emang rasa sausnya enak. Jadi si mushroom sauce ini tuh rasanya gurih, creamy, dan potongan jamurnya yang enak dan jumlahnya yang ngga "pelit". Lain kali ngga mau pesen yang lain selain mushroom sauce TITIK!!! *mataber-apiapi*.

Ada sedikit bekas "cocolan" (bahasa apa ini?) bumbu steaknya ^o^ 

YUMMY....!!!!

Setelah beberapa kali "kunyahan" steak beserta kentang tumbuknya, aku ngerasa perlu menetralisir indra pengecap ini. Langsung deh tanpa basa-basi, aku nyereput si blackcurrant iced tea-nya. Minuman ini tuh sesuai dengan namanya yaitu es teh dengan perasa buah blackcurrant. Suka banget deh dengan rasanya yang manis, asem tapi seger di tenggorokan. Apalagi ketika makan makanan yang didominasi rasa gemuk dari keju, susu dan potongan daging macam ini, maka aku secara pribadi butuh penetralisir rasa "eneg" ketika ngerasa udah cukup banyak mengkonsumsi makanan tersebut. Nah minuman ini tuh cocok banget kalo disandingkan sama-sama (kayak kamu dan aku) *kedipgenit*. Menu minuman ini RECOMMENDED buat kamu baik dari segi rasa maupun segarnya.

Blackcurrant Iced Tea nya seger abisss ^^

Dengan penuh rasa nikmat dan perjuangan untuk menghabiskan seporsi besar steak ini, akhirnya aku sama temen-temenku sukses besar ngabisin semuanya TANPA TERSISA. Berikut aku kasih informasi seputar pengalaman makan di holycow ini:
  1. Kalau mau makan disini sebaiknya siapkan lah perut yang rada kosong untuk menampung semua menu yang kamu pesan. Sesuai pengalaman saat itu, perutku yang emang kosong karena belum makan siang aja masih harus "berjuang" untuk ngabisin satu piring steak beserta antek-anteknya tersebut. Sampe kita tuh udah dalem keadaan capek ngunyah trus berenti sebentar, ketawa-ketiwi sambil ngegosip trus lanjut lagi makan steak nya sampe abis *pantangmubazir* *perutbegah* hahahahha... 
  2. Bagi yang baru pertama kali nyobain holycow, aku sih merekomendasikan *banget* mushroom sauce nya dibanding yang barbeque, blackpaper atau saus yang lain. Tapi balik lagi juga ke masing-masing orangnya, biasanya beda orang ya beda selera.
  3. Pilih minuman yang mempunyai rasa asam dan segar. Kenapaa?? karena pengalaman dari cerita temenku, dia pesen menu western gitu dengan saus yang cheesy dan order milkshake sebagai minumannya. Alhasil, dia ngerasa eneg sendiri dan ngga sanggup ngabisin makanan dan minumannya. So be smart dalam mengorder menu ya guys (tapi balik ke selera juga sebenernya)^^
  4. Siapkan waktu yang lumayan banyak untuk makan disini. Maksudnya jangan sampe kamu cuma punya waktu sekitar satu jam untuk makan dan langsung ngelanjutin kegiatan kamu yang lain. NO...NO..NO...!!!. Kemarin aja kita terdampar di holycow selama kurang lebih satu jam setengah dikarenakan perut kita semua pada BEGAH karena kekenyangan hahahaha..ngga sanggup bu..mau jalan aja kayaknya beraattt banget..ini baru yang namanya OVERLOAD ^o^.
  5. Range harga mulai dari 85K-500K (kalo ngga salah).
Tau aja nih kalo steak itu "hewan" favoritku ^^
Kesanku makan di holycow steak ini bener-bener luar biasa *nagih*. Pengalaman pertama dan berujung bahagia *halahh*. Rasa makanan maupun minumannya emang nampol, steaknya "MANTAP", rasa sauce yang enak dan berbagai pelengkap yang disajikan tersebut telah sukses bikin aku ketagihan. Minuman pun porsinya lumayan besar, jadi jangan takut kehausan karena keabisan minum yaa guys ^^. Kalo dikasih nilai mungkin aku bakal kasih 9 untuk resto ini karena mulai dari tempat, suasana, pelayanan sampe menu makanan dan minumannya ngga mengecewakan sama sekali. "Balik lagi untuk makan di Holycow ini ?!?" DEFINITELY !!!


Selasa, 03 Maret 2015

Cincin Kawin (KALIEM Blok M Square) Takeaway

Setelah post sebelumnya yang nyeritain orderan cincin kawin ku di toko kaliem blok m square, sekarang aku mau cerita pas si cincin kawin udah selesai dan sepenuhnya jadi hak milik kita berdua walaupun sebenernya 2 post yang tema nya wedding ring ini udah latepost karena baru sekarang sempet nulisnya heheheh. Jujur aja selama penantian itu perasaan eike dag dig dug duerrr.. ada rasa takut nanti hasil cincinnya ngga sesuai dengan ekspektasi lah, takut si tokonya tiba-tiba tutup karena krisis keuangan lah (gimana nasib cincin gue coba) atau takut jadwal pengambilan cincin diundur selama sebulan karena yang ngerjain lagi badmood, aaarrhhhh ngga mauuu!!! *annoying*. Diantara perasaan khawatir itu, sebenernya ada perasaan seneng juga karena sebentar lagi bisa nyobain si cincin kawin impian kita berdua. Trus udah ngebayangin kalo cincin nya tuh bagus banget pas di pake aku  kita berdua, kemana-mana dipake, bobo dipake, kerja dipake, nonton dipake, makan dipake, pokoknya udah ngayal ngga jelas ^o^. Sebelum 3 minggu dari waktu yang dijanjiin aku iseng aja sih sms ke orang kaliem nya nanyain progress cincinku
"halo, toko mas kaliem? saya mau tanya progress order cincin saya, No kwitansi nya xxxxx" tanyaku.
"mba natasya, cincinnya udah jadi dan bisa diambil kok. Berat dari cincinnya 11,3 gram ya" balasnya.
Rasanya pengen teriak saat itu juga tapi ngga mungkin kan ya.. masih di kantor soalnya. Langsung aja aku kabarin si doi dan ekpresi nya dia juga excited banget. Setelah berhappy-happy ria, baru deh aku tiba-tiba kebingungan sendiri. Siapa yang nanti ambil cincin itu? secara aku belum ada rencana diklat untuk saat ini. Mau ke jakarta cuma sekedar ambil cincin, sayang juga budgetnya kepake gitu aja mending dibeliin untuk seserahan atau bikin mahar hakhakhakk.. Si doi juga ngga mungkin terbang ke jakarta sendirian karena dia juga ngga hapal-hapal banget sih wilayah jakarta, nanti kalo dia kesana trus nyasar gimanaaaa?? kan aku cedihhh.. *nangisdipojokan*. Untungnya di kwitansi ditulis kalo batas pengambilan maksimal 30 hari setelah tanggal orderan si cincin selesai dibuat.  Yahh.. seenggaknya masih ada waktu untuk susun rencana buat ke toko kaliem, ngejemput si benda bulat melingkar itu *optimis*. Beberapa hari kemudian (Emang kalo rejeki ngga bakal kemana), mba titiek (atasanku) lagi-lagi membawa kabar bahagia. Ternyata dia ada dinas ke jakarta untuk meeting di PLN Pusat. Whoaaa... aku yang dengernya buru-buru ngerengek minta tolong  untuk ngambil si cincin di toko kaliem blok m square plus nitipin kwitansinya dan transfer uang ke rekeningnya mba titiek. Tapi ya itu tadi... rencana untuk diem-diem aja malah kebongkar semua kalo aku udah beli cincin kawin wkwkwk. Pokoknya abis gue digodain sama mba titiek, "ciee yang mau kawinnn.." katanya. (hahahahah). Yaaa ngga papa lah.. kabar bahagia bukannya emang harus dibagi ke orang lain, seenggaknya sekalian minta doa biar bisa dimudahkan dan dilancarkan amiennnn. Pas dihari mba titiek berangkat dinas, sorenya dia langsung nelpon aku. Ketika ngebaca nama mba titiek di hape tuh rasanya kok deg-degan yahh kayak dapet telpon panggilan kerja gitu deh. Kayaknya mba titiek mau konfirmasi kalo dia udah di toko kaliem buat ngambil cincinku *GR*. Panggilan telpon-nya langsung kuangkat,  
"Halo sya, eh aku udah di toko kaliem nih mau ngambil cincin lu." kata mba titiek
"Iya mba tukerin aja kwitansi nya ke orang kaliem nya mba, namanya mas toni. Dia kemarin yang bantuin aku pas order kemarin." jawabku.
"Ooh gitu,, oke aku tanya dulu ya, jangan ditutup telponnya". Katanya lagi
"Oke..okee" Jawabku lagi.
(selang beberapa detik kemudian)
" Halo, sya.. aku kirim gambar ke hp ya. coba di cek dulu ntar aku telpon lagi"
" Sippp.. Aku cek dulu ya mba"
Buru-buru aku buka hape dan ada satu pesan dari mba titiek, isinya cuma "pilih salah satu" trus ada gambar 3 kotak cincin gitu. Wowww... ternyata kita dikasih pilihan kotak cincin yang disuka dan of course it's free ^^. Pilihannya ada 3 bentuk, yang pertama motif hati warna merah kemudian bentuk kayak kotak gitu warna gold dan terakhir, bentuk kotak juga warna bening kayak kaca dan ada bantalan warna merah di dalamnya. Sebenernya udah sreg dengan yang gold tapi ngga tau kenapa tiba-tiba ngerasa ragu aja, takutnya yang aku pilih ngga sesuai dengan maunya si doi. Jadi aku langsung telpon si doi buat nanya pilihan kotak cincin mana yang dia suka. Ternyata kita satu selera, dia juga suka motif yang gold. Setelah beberapa menit, mba titiek nelpon aku lagi.
"Gimana? mau yang mana sya?" .
"Kalo mba titiek suka yang mana?" *baliknanya*.
"Aku sih lebih milih yang gold" jawabnya.
"Oke, aku pilih yang gold mba tiek, yang itu aja"
"Jadi yang gold ya... Aku nyelesain bayar dulu sekarang, nanti aku kabarin lagi kalo ada apa-apa"
"Sipp.. Makasih mbaaa" *cengarcengirpasnutuptelpon*
Tiga pilihan kotak cincin dari toko Kaliem ^^


Gold looks more elegant <3 

Ngga lama dari situ, masuk lagi pesan baru dari mba titiek dan isinya gambar sepasang cincin impian aku dan si doi. Asiiikkk... Seneeennggg banget rasanya, cincinnya warna silver semua trus kesannya elegan gitu. Apalagi tuh cincin kena sinar lampu dari toko kaliem-nya, wuihh.. semakin clang-cling aja tuh cincin (hakhakhakk). Tau sendiri kan kalo di toko emas gitu pencahayaannya "MAKSIMAL", biar si calon customer tertarik untuk ngeliat detail cincin yang mereka pajang. Balik lagi ke foto cincin, aku yang happy dengan fotonya, bolak-balik zoom in dan zoom out untuk ngeliat detail foto dari si cincin kita tadi. Hasil foto dari jepretan hape mba titiek juga TE-O-PE BE-GE-TE, gambar-nya jernih banget dan terang pastinya (secara henpon canggih pemirsahh) *horangkayah* (^o^)v.


Cincin aku dan si cami ^^

Setelah heri (heboh sendiri) karena cincinnya udah jadi, besoknya aku dapet kabar dari mba titiek kalo dia malem nanti udah pulang dari dinas dan mau mampir ke kosan buat ngasih cincinnya *narikecak*. Yeaayyy...udah ngga sabar ini pemirsah buat liat langsung fisik dari si cincin. Ketika udah hampir jam 9 malem, mba titiek nelpon dan bilang udah ada di depan kosan. Omaygadh..omaygadh... langsung aku meluncur ke depan kosan dan mba titiek ngasih kantong yang ada tulisan kaliemnya dan satu chattime rasa hazelnut untuk aku..waaaaa.. semakin happy lah dapet double "oleh-oleh" gini. Emang the best nih atasan (how kind you are mbaa) dan ngga lupa aku bilang makasih ke beliau karena udah direpotin sama staffnya ^^. Nyampe kamar, kantongnya kaliem aku bongkar dengan sejuta perasaan wkwkwk. Penasaran banget sama hasilnya, bagus ngga ya? cocok di tangan ngga ya? pengerjaan rapi ngga ya? pokoknya semua pertanyaan itu terjawab sudah ketika aku buka kotak cincinnya. Saking kagetnya, aku sampe teriak sendiri di kamar "YA..ALLAHH.." (hebohsendirilagi) karena hasilnya tuh emang sesuai sama ekspektasi aku. Jadi si cincin ini fisiknya warna silver semua yang terdiri dari emas putih (punyaku) dan palladium (punya cami), pengerjaan cincinnya tergolong rapi banget dan yang bikin happy-nya lagi, kilau si berlian itu loh,, ngga kuaat kakakkkk *pakekacamataitem*. Kalo kita perhatiin sekilas, antara batu zircon dan berlian ini terlihat sama aja. Tapi kalo kita ngeliat nya teliti, kilau si berlian tuh lebih "wah" dibanding yang zircon. Setelah itu, si cincin aku cobain langsung di jari manis sebelah kanan, ukurannya beneran pas dan enak dipakenya. Ngga lupa aku kabarin si doi dan kirim foto cincin dan jariku pas nyobain cincinnya tadi. Eh.. si doi loh langsung excited dan bilang pengen coba juga di jarinya, apa daya karena kita long distance jadi ngga bisa nyobain barengan deh *sedih*.


Packaging dari toko Kaliem ^^
Berikut sekilas info dari aku tentang si cincin yang diorder dari toko kaliem ini:

  1. Kita dapet pilihan 3 bentuk kotak cincin yang dikasih gratis oleh toko Kaliem, sebenernya ada kotak cincin yang lebih bagus dan mewah (kayak kotak cincin yang ada hiasan boneka teddy bearnya) tapi orderan kita harus minimal berapa gram gitu kalo mau dapet kotaknya *lupa*.
  2. Kemarin di kwitansi nya ditulis berat sepasang cincin kawinku yaitu 11 gram. Setelah cincin jadi dan dihitung ulang ternyata terjadi penambahan berat cincin menjadi 11,3 gram. So, aku harus bayar sisa tagihan kemarin plus ongkos penambahan berat sebesar 0.3 gram yang dihitung dari penambahan berat cincin dikali harga emas per gram pada saat tanggal deal order cincinnya (420.000 x 0.3 = 126.000). 
  3. Pengerjaan cincin di toko kaliem mulai dari bentuk si cincin, penempatan batu zircon/berlian sampai ke ukiran nama capeng yang ada di dalam cincin tersebut hasilnya rapi banget. Jadi untuk para capeng jangan khawatir sama hasil jadi cincin kalian (insyaallah jadinya sesuai harapan).
  4. Setelah proses pelunasan pembayaran, kalian dapet sepasang cincin (yaiyalahh), kotak cincinnya, trus dompet cincin, kwitansi pelunasan pembayaran dan kantong dari toko kaliem-nya.
  5. Cincin kawin yang memakai berlian, nantinya akan dicoba keasliannya pake alat khusus gitu oleh pegawai kaliem di depan capeng sehingga kita bisa liat perbedaan berlian asli dan yang bukan berlian. 
  6. Buat kalian ladies, yang mau order cincin kawin. Mending ukuran cincin kalian dibuat sedikit lebih besar dari ukuran pas jari kalian, soalnya bisa antisipasi kalo misalnya kalian sedang hamil. Maksudnya sih biar si cincin masih nyaman dipakenya karena ukuran jari wanita hamil biasanya ikut membesar. 
Overall, aku puas banget sama toko kaliem. Baik dari segi pelayanan, display cincin kawin yang banyak banget, hasil pengerjaan sampai keamanan/keaslian dari cincin yang kita order *RECOMMENDED*. Buat kalian para capeng yang masih ragu atau bingung mau order di toko kaliem, mending segera kesana deh karena besok harga naik hahahah *soktau*.